"Siapkan hati dan pikiran kita untuk mendapatkan banyak ILMU di dunia ini.
Dimensi ilmu tak mengenal batas,
kita ibarat mencelupkan jemari pada air di lautan.
Tetapi bagaimanakah mencari dan mendapatan ilmu ?
...
ILMU dimulai dari kesungguhan hati, kemudian mendengarkan, memahami, mengamalkan, memelihara, dan kemudian menyebarkannya."
Luas persegi panjang adalah hasilkali panjang sisi dasarnya dengan panjang garis tingginya (ketinggian).
Luas bujursangakar sama dengan kuadrat panjang sisinya.
Luas Jajar Genjang
Luas jajar genjang sama dengan hasilkali panjang salah satu sisinyadengan panjang garis tinggi menuju sisi tersebut. Jadi , pada ABCD, jika b = 10 dan h = 2,7 , maka
A = 10 (2,7) = 27.
Luas Segitiga
Luas segitiga sama dengan setengah hasilkali panjang satu sisinya dengan panjang garis tinggi menuju sisi tersebut, seperti ditunjukkan pada gambar :
Luas Trapesium
Luas trapesium sama dengan setengah hasilkali panjang garis tingginya dengan jumlah panjang sisi-sisinya yang sejajar. Jadi, jika h = 20, b = 27, dan = 23 pada gambar, maka A = .20(27 + 23) = 500.
Luas Belah Ketupat
Luas belah ketupat adalah setengah hasil kali panjang kedua diagonalnya. Karena setiap diagonal merupakan garis berat satu sama lain, luas segitiga I pada gambar 8-8 adalah . Jadi, belah ketupat yang terdiri dari 4 segitiga yang kongruen dengan, mempunyai luas .
Poligon-poligon dengan Ukuran dan Bentuk yang Sama
Gambar 8-9 menunjukkan apa apa yang dimaksud dengan dua poligon yang mempunyai luas yang sama, atau keduanya serupa, atau kongruen.
Prinsip 1 : Dua (atau lebih) jajar genjang sama luasnya jika jajar genjang-jajar genjang tersebut mempunyai sisi dasar kongruen dan garis tinggi kongruen.
Prinsip 2 : Dua (atau lebih) segitiga sama luasnya jika segitiga-segitiga tersebut mempunyai sisi dasar kongruen dan garis tinggi kongruen.
Prinsip 3 : Median membagi suatu segitiga menjadi dua segitiga yang sama luasnya.
Prinsip 4 : Dua (atau lebih) segitiga sama luasnya jika segitiga-segitiga tersebut mempunyai satu sisi dasar yang dimiliki bersama dan titik sudutnya terletak pada garis yang sejajar dengan sisi dasar itu.
TEOREMA PYTHAGORAS
Pada segitiga siku-siku, berlaku Teorema Pythagoras. Pada setiap segitiga siku-siku, kuadrat dari panjang sisi miring suatu segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat dari panjang dua sisi yang lain.
Terdapat beberapa cara untuk membuktikan Teorema Pythagoras, salah satunya adalah menggunakan konsep kesebangunan.
Add caption
c
Perhatikan ABC yang siku-siku di C pada gambar di samping. CD adalah garis tinggi dari titik C. Terdapat 3 segitiga siku-siku pada gambar tersebut, yaitu ABC , ACD , dan CBD . buktikanlah teorema pythagoras!
Bukti:
Karena ABC ACD , maka berlaku :
Karena ABC CBD , maka berlaku :
(1)dan (2)
+
Diketahui bahwa c = p + q, maka
Contoh:
1.
Segi tiga ABC siku-siku di titik A ,diketahui panjang