Selasa, 29 Maret 2011

Teka-teki matematika


Teka-teki Lompatan Kodok

Seorang teman menunjukkan sebuah link ke sebuah situs ebook gratis, Gutenberg. Salah satu ebooknya tentang matematika adalah “Amusements in Mathematics” oleh Henry Ernes Dudeney. Ebook sebanyak 253 halaman ini berisi beragam teka-teki populer yang sangat menarik dan tentunya juga menantang.
Salah satu teka-tekinya adalah teka-teki tentang lompatan kodok berikut ini:
Read More

Persegi Ajaib

“Disediakan 9 buah bilangan dari 1 sampai 9. Perintahnya adalah bagaimana menyimpan bilangan-bilangan itu pada kotak 9 kotak persegi (seperti pada gambar) sehingga jumlah sebuah masing-masing bilangan pada arah vertikal, horizontal, atau diagonal jumlahnya sama?” Pernahkah Anda mendapatkan pertanyaan seperti permasalahan di atas? Mungkin diantara Anda ada yang mengerjakannya dengan cara klasik dan manual, yaitu [...]
Read More
 

Matematika untuk Hiburan

Seseorang menaruh sepasang kelinci yang semua sisinya dibatasi dinding. Berapa banyak pasang kelinci dapat dihasilkan dari pasangan tersebut dalam setahun jika diandaikan setiap bulan tiap pasangan beranak satu pasangan baru yang mulai produktif pada bulan ke dua dan seterusnya. Tahukah Anda, permasalahan kelinci di atas telah mengilhami Fibonacci dalam menemukan “Deret Fibonacci” yang terkenal itu? [...]
Read More
 

Pencurian Matematis

Seorang pencuri yang tidak pernah belajar matematika, suatu hari melancarkan aksinya merampok sebuah toko perhiasan. Sambil menodongkan senjata, ia memasuki toko itu dan berkata: “Aku ingin uang yang ada dalam peti besi dikurangi yang ada dalam kas”.
Read More
 

Usia Nenek Berapa Ya?

“Aku selalu berusia 45 tahun lebih tua dari ayahmu,” kata Nenek kepada Trickle muda. Trickle mengira Neneknya agak rendah kecerdasannya. Tetapi kini dia berpikiran lain tentang neneknya itu. “Tetapi kini akan kuberitahukan apa yang aneh mengenai umur kami sekarang” lanjutnya. “Dua digit dalam umurku merupakan kebalikan dari digit umur ayahmu.”
Read More

Kamis, 24 Maret 2011

Permainan Matematika menakjubkan

Berikut ini adalah permainan aritmetka APIQ sederhana yang menakjubkan.
1. Tuliskan sebuah angka antara 1 sampai dengan 9.
(Misal anak menulis angka 4. Kita sebagai pemandu permainan tidak diijinkan melihat tulisan anak itu. Apa yang dituliskan anak adalah rahasia bagi kita.)
2. Tambahkan dengan 5, tuliskan hasilnya…
(Anak menghitung 4 + 5 = 9)
3. Kalikan dengan 3, tulis hasilnya…
(Anak menghitung 9 x 3 = 27.)
4. Kalikan lagi dengan 3, tulis hasilnya…
(Anak menghitung 27 x 3 = 81.)
5. “Kamu memperoleh berapa angka hasilnya?”
“Dua angka,” jawab anak.
“Sebutkan angka yang terakhir…”
“Satu…” jawab anak.
“Angka yang depan adalah…8,” kita menebak dengan pasti.
“Kok tahu sih…!?” anak-anak kagum.
Kunci dari permainan ini adalah angka 9. Hasil akhir dari operasi hitung yang kita mainkan selalu berjumlah 9 – bila angka-angkanya kita jumlahkan.

Menemukan hari kelahiran anda
Langkah-langkah:
1. Tentukan tanggal kelahiran yang dicarik harinya, misalkan 16 September 2009.
2. Tentukan jumlah hari dalam tahun itu, sejak awal tahun hingga hari lahir. Untuk tahun kelahiran kabisat, atau tahun yang habis dibagi dengan 4 dan seterusnya, maka jumlah hari di bulan Pebruari adalah 29 hari (tahun-tahun kabisat adalah dari sebelumnya … 1968, 1972, 1976, 1980, 1984, 1988, 1992, 1996, 2000, 2004, 2008, 2012, dst)

Tabel 1
Januari=31, Pebruari=28 atau 29, Maret=31, April=30, Mei=31, Juni=30, Juli=31, Agustus=31, September=30, Oktober=31, Nopember=30, Desember=31
Maka jumlah hari adalah 31 (Januari) + 28 (Pebruari) + 31 (Maret) + 30 (April) + 31 (Mei) + 30 (Juni) + 31 (Juli) + 31 (Agustus) + 16 (September) = 259

3. Angka tahun dikurangi dengan 1 = 2009-1 = 2008
4. Hasilnya dibagi dengan 4 dan abaikan angka desimalnya = 2008 : 4 = 502
5. Jumlahkan angka tahun dengan jumlah hari dan hasil perhitungan no.4 = 2009 + 259 + 502 = 2770
6. Hasilnya dibagi dengan 7 = 2770 : 7 = 395,7
7. Perhatikan angka desimalnya, dan cocokkan dengan tabel 2 di bawah. Angka desimalnya 7 = hari Rabu

Tabel 2
0 = Jumat, 1 = Sabtu, 2 = Minggu, 3 = Senin, 4 = Selasa, 5 = Rabu, 6 = Kamis, 7 = Rabu, 8 = Kamis